Imajinasi

Radhatul Jannah kelahiran 1995 anak pertama dari 2 bersaudara, Ahmad Syaifullah 1997 matanya bulat lebar tapi indah dia tinggi sifatnya baik dewasa dia bisa seperti abang bagiku dan bisa jadi teman yang baik juga, Khadijah Humairoh dengan rambut hitam berkilau lurus yang selalu ia tutupi dengan kain disetiap harinya parasnya cantik dan memang wanita tercantik bagiku dengan hidung mancungnya seperti artis korea, Zulfikar dia hanya pedagang ayam yang setiap harinya bergelut dipasar mencari recehan untuk makan dan hidup bagi keluarganya dia adalah sosok lelaki terhebat bagiku dia tidak terlalu tampan tapi ketaatan pada Tuhan-Nya sungguh luar biasa sosok yang aku kagumi. memang buah tak jatuh jauh dari pohonnya, yah aku memang tak secantik ibuku tapi aku mensyukuri semua yang tuhan berikan. hobiku adalah menulis aku punya keluarga yang mungkin menjadi impian bagi semua orang aku juga punya sahabat yang selalu ada buatku, lalu nikmat mana lagi yang tak ku syukuri.

bel sekolah pun berbunyi lalu jannah menutup tablet yang selalu ia bawa. pemandangan hijau tempat bermain anak lelaki itu memang tempat yang sempurna untuk ia menikmati hobi nya itu.
' Yaaah udah bel aja, Jannah sebelum ke kelas ke toilet dulu yuk, kebelet nih' ucap Laras, sahabat jannah sejak kecil karena orangtua merekapun berteman. 
' Yaudah ayoh cepet' sambut Jannah. mereka pun bergegas meninggalkan Lapangan tempat anak laki-laki bermain bola saat istirahat sekolah diikuti anak-anak lain yang meninggalkan lapangan menuju kelas masing-masing. Lapangan luas yang dikelilingi rumput itu memang tempat favorit anak-anak sekolah dengan angin yang bertiup secara perlahan yang membuat mereka nyaman dengan melihat permainan anak laki-laki yang bermain sepak bola.
- sesampai toilet - 
'ras aku tunggu disini aja yah, cepetan kamu jangan lama-lama didalem' ucap jannah pada laras yang berlari masuk ke dalam toilet. 
'udah?' sambil melihat laras yang keluar sementara laras hanya menjawab dengan gerakan kepala yang mengangguk. lalu, mereka pun bergegas masuk ke kelas sebelum guru mereka datang.

Komentar